Minggu, 28 Oktober 2012
Education Center: Pidato Islam dan Ilmu Pengetahuan
Education Center: Pidato Islam dan Ilmu Pengetahuan: اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّن...
Pidato Islam dan Ilmu Pengetahuan
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى
أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ. اَلصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ
الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ ( أَمَّا بَعْدُ)
هَيَّابِنَا نَشْكُرُ الله َتَعَالَى، الذي فطر السموات و الأرض و رب
العلمين، اَلَّذِيْ قَدْ أَعْطَانَا نِعْمَةً كَثِيْرَةً حَتَّى نَسْتَطِيْعَ اَنْ
نَجْتَمِعَ فِيْ هَذَ الْيَوْم.
صَلأة وَسَلأماً عَلَى حَبِيْبِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ
وَسَلَّمَ، اَلَّذِيْ قَدْ أَخْرَجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ اِلَى النُّوْرِ.
شُكْرًالكَسِرً اِلَى اُسْتَاذَ اَّلذِىْ قَدْ اَعْطَاْنِي وَقْتًا
قَلِيْلأً لِاَنْ اَخْطُبَة أَمَـامَكُمْ جَمِيْعَ تَحْتَ اْلمَوْضُعِ
اِسْلَأم وَ طَلَبُ الْعِلْمِ .
اَيُّهَا اَصْحَا بِيْ رَحِمَكُمُ اللهُ
Menuntut ilmu adalah
wajib bagi umat islam. Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, menyuruh umatnya
untuk menuntut ilmu. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad
SAW :
طَلَبُ اْلعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَ مُسْلِمَة
Artinya : ”
Mencari ilmu itu wajib atas setiap orang islam, laki-laki dan perempuan.”
Arti Sebuah Persahabatan
Arti Sebuah PersahabatanPada dahulu kala hiduplah seekor kura-kura dan seekor burung elang. Walaupun sang kura-kura dan elang jarang bertemu karena sang kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan sang elang lebih banyak terbang, namun tidak menghalangi sang elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, sang kura-kura.
Fase Remaja dan Cita-citanya
اُ قْدَمُ اُرِيْدُ MEGAWATI FRATIWIطَيِبْ , اِسْمِيْ
ا لمُراهِقِيْنَ عَنْ اَماَلِهِمْ في اْلمُسْتَقْبَل مِثال مُرَاهَق اَيُ أَحْمَدُ يَتَعَلَّمُوْنَ مَعَ أَصْدِقَائِهِ أَحْمَد هِوَايَاتِ يَتَعَلَّمُ ، لَعْبُ الْكُرَةِ القَدَمِ يُحِبُ جِدًا البُيُوْلُوْجِيا وتَعَلِّيْمُ الرِيَاضَيَاتِ. يُقَسِّمُ اَوْقَتَهُ بَيْنَ التَّعَلُّمِ و الرِّيَاضَةِ. يُرِيْدُ أن يَكُوْنَ مُدَرِّسَ أَوْ الطَبِيْبَ والشَعْبَ ناجِحِيْنَ فِي اْلمُسْتَقْبَلِ
.
Minggu, 23 September 2012
Dasar Negara dan Kontitusi
1.
Dasar Negara
Dasar Negara adalah sumber dari segala sumber hukum
di Negara tersebut. Dasar Negara menjadi norma hukum tertinggi dalam suatu Negara. Sehingga dasar Negara
dapat diartikan yaitu dasar, fundamen, asas, norma dasar atau kaidah
yang fundamental sekaligus sebagai sumber hukum negara untuk mendirikan atau
menyelenggarakan pemerintahan suatu negara dan
dalam
rangka mewujudkan tujuan negara.
Jadi Dasar negara berarti pondasi
bagi berdirinya suatu negara, sumber pelaksanaan kehidupan ketatanegaraan atau
sumber segala peraturan yang ada dalam suatu Negara. Di
Indonesia pancasila berkedudukan sebagai dasar Negara. Ini berarti bahwa segala
sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan ketatanegaraan Negara Indonesia harus
berdasarkan pancasila. Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum di
Indonesia.
Annelida
- Pengertian Annelida
Annelida berasal dari kata annulus
yang berarti cincin dan oidos yang berarti bentuk. Dari namanya, Annelida dapat disebut
sebagai cacing yang bentuk tubuhnya
bergelang-gelang atau disebut juga cacing gelang dengan tubuh yang terdiri atas segmen-segmen dengan
berbagai sistem organ tubuh yang baik dengan sistem peredaran darah tertutup.
Annelida sebagian besar memiliki dua kelamin sekaligus dalam satu tubuh atau
hermafrodit. Contohnya yakni cacing tanah, cacing pasir, cacing kipas, lintah /
leeches. Berbeda dengan
Platyhelminthes dan Nemathelminthes, Annelida merupakan hewan tripoblastik yang
sudah memiliki rongga tubuh sejati (hewan selomata), namun Annelida merupakan
hewan yang struktur tubuhnya paling sederhana.
Filum Annelida merupakan
cacing selomata berbentuk gelang yang memiliki tubuh memanjang, simetri
bilateral, bersegmen, dan permukaannya dilapisi kutikula, dinding tubuh
dilengkapi otot, memiliki prostomium dan sistem sirkulasi, saluran pencernaan
lengkap, sistem ekskresi sepasang nefridia di setiap segmen, sistem syaraf
tangga tali, sistern respirasi terdapat puda epidermis, reproduksi monoesis
atau diesis dan larvanya trokofor atau veliger. Kebanyakan cacing Annelida
hidup akuatik di laut dan terestrial di air tawar atau darat.
Selasa, 18 September 2012
uang
Ø Sejarah
Uang
Uang yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses
perkembangan yang panjang. Pada mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran
karena setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri.
Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang
sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri singkatnya, apa yang
diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya.
Perkembangan
selanjutnya mengahadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri
ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh kebutuhannya. Untuk memperoleh
barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri, mereka mencari orang yang
mau menukarkan barang yang dimiliki dengan barang lain yang dibutuhkan olehnya.
Akibatnya muncullah sistem barter', yaitu barang yang ditukar dengan barang.
Langganan:
Postingan (Atom)
